Kamis, 26 November 2015

"TEH"

Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyak permasalahan dalam kehidupannya.

Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya.
Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya. 

Sang ibu lalu memasak air. 
Sampai airnya mendidih, lalu sang ibu menuangkan 'Air Panas Mendidih' itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan WORTEL, di gelas kedua, ia masukkan TELUR, dan di gelas ketiga, ia masukkan TEH.

Setelah menunggu beberapa, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:
• WORTEL yang KERAS  menjadi LUNAK, 
• TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS,
• dan TEH menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan: 
“Nak..... MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. 
Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya. 

Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti TEH.

Wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tetapi malah berubah karena air mendidih itu, 
sementara TEH malah mengubah AIR, membuatnya menjadi HARUM.

”Setiap Masalah, selalu tersimpan Mutiara Iman yang berharga. 
Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. 
Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang?

Ada 3 reaksi orang saat masalah datang:
• Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh (seperti wortel tadi) dan mengasihani diri sendiri. 
• Ada yang mengeras (seperti telur), marah dan berontak kepada Tuhannya...
• Ada juga yang justru semakin harum (seperti teh), menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.
Ada kalanya Tuhan  sengaja menunda pertolonganNYA. 
Apa tujuannya? 
Agar kita belajar percaya dan setia! 

Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Tuhan selesaikan..

Tuhan memberkati.

Jumat, 06 Maret 2015

Sakura-iro no Yume – Chihiro Toki (Deemo Ending Theme)

Sakura

Wasurerarenai hito no omokage
Tooi sora ni kaeshitara sakura maichiru
Kawazoi no michi wo futari de aruita ano hi
Yukidoke no mizu ga kawamo ni kirameite
Mankai no sakura no shita de kimi to mirai wo
Katari atta no ni
Wasurerarenai hito no omokage
Tooi sora ni kaeshitara sakura maichiru
Furui machinami wo hitori de aruku kono no haru
Yama kara fukiorosu kaze wa tsumetakute
Ima da ieteinai kizu wo kakaeta boku wo
Tsutsumu hitama ni
Wasurerarenai hito no omokage
Tooi sora ni kaeshitara sakura maichiru
Wasurerarenai hito no omokage

Tooi sora ni kaeshitara sakura maichiru

Selamat Tinggal Kekasih Orang

Selamat Tinggal Kekasih Orang

Selamat tinggal kekasih orang
Kini engkau bukanlah untukku lagi
Kini engkau sudah milik orang lain
Yang bisa membahagiakanmu sekarang

Pergilah......
kejarlah cita-citamu sampai kau dapat
berbahagialah bersama dia
yang bisa membuatmu tersenyum

Kumohon.....
jangan menoleh padaku lagi!!!
jangan pernah sentuh aku lagi
mulai saat ini!!!

Pergilah.....
Berbahagialah bersama dengannya
Aku disini, dibelakangmu,
Akan s'lalu mendoakanmu
Agar kau selalu berbahagia bersamanya....

Jika dirimu tersakiti atau ditinggalkan
Janganlah lupakan aku
Yang selalu menunggu dan mengawasi dirimu
Dibelakangmu selalu
Disini........

: Sepenggal Puisi Patah Hati
By : Josafat Oktaviandi